Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Agus Fatoni Minta Kepala Daerah Berani Berinovasi, Jangan Biarkan Aset Daerah "Tidur"

     


    JAKARTA — Kementerian Dalam Negeri meminta seluruh kepala daerah untuk tidak ragu mengambil langkah inovatif dalam mengelola potensi wilayahnya.

    Salah satu fokus yang disorot adalah pemanfaatan aset daerah yang selama ini dinilai kurang produktif agar bisa dioptimalkan melalui skema pembiayaan kreatif (creative financing).

    Dalam forum diskusi keuangan daerah di Yogyakarta, Kamis (4/6/2026), Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, memaparkan sejumlah instrumen yang bisa dimaksimalkan pemda. 

    Di antaranya meliputi optimalisasi pajak dan retribusi lewat digitalisasi, penguatan kinerja BUMD dan BLUD, kerja sama dengan badan usaha, optimalisasi dana CSR, peran BAZNAS, hingga pemanfaatan instrumen pinjaman atau obligasi daerah.

    "Daerah memiliki banyak potensi yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Aset daerah misalnya, tidak boleh hanya menjadi aset yang tidur, tetapi harus mampu memberikan nilai tambah dan menghasilkan manfaat ekonomi bagi daerah," jelas Fatoni.

    Fatoni menambahkan bahwa pemerintah pusat terus menyempurnakan regulasi terkait BUMD, BLUD, hingga pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) agar lebih sederhana dan memberikan ruang inovasi yang luas. 

    Ia menilai, hambatan utama saat ini adalah faktor keraguan dari kepala daerah itu sendiri.

    "Banyak daerah masih ragu karena takut bermasalah. Padahal regulasinya sudah tersedia dan contoh keberhasilannya juga sudah banyak. Yang diperlukan adalah pemahaman dan keberanian untuk bertindak," pungkasnya.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728