Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Siaga Hadapi Bencana, Wabup Maslani, Wakapolresta dan Dandim Cek Kesiapan Personel

     


    KARAWANG — Wakil Bupati Karawang H. Maslani memimpin Apel Kesiapan Siaga Bencana Tahun 2026 di Lapangan Apel Polresta Karawang, Kamis (5/11/2026).

    Apel yang berlangsung pukul 08.00–08.30 WIB tersebut diikuti unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, TNI-Polri, serta instansi terkait.

    Hadir dalam kegiatan itu Wakapolresta Karawang AKBP Afrian Satya Permadi, S.H., S.I.K., M.I.K.; Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Nanda Siswanto, S.Sos.; Kasi Intel Kejari Karawang Fadhil Rajief Hertadamanik, S.H.; Kasatpol PP Basuki Rachmat, S.T.; Kepala BPBD Usep Supriatna, A.P., M.Si.; serta sejumlah pejabat dan kepala OPD lainnya.

    Peserta apel terdiri dari personel Kodim 0604/Karawang, Subdenpom, Polresta Karawang, Satpol PP, Dishub, Damkar, dan BPBD Karawang.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Maslani mengatakan bahwa Karawang memiliki potensi bencana di wilayah utara maupun selatan.

    Wilayah selatan berpotensi mengalami tanah longsor, sedangkan wilayah utara rawan banjir, termasuk banjir rob di kawasan pesisir.

    “Setiap tahun kami harus melakukan mitigasi bencana. Dalam menghadapi bencana, kami selalu mendapat dukungan dari Forkopimda,” ujarnya.

    Maslani juga meminta para camat di wilayah pesisir utara meningkatkan kewaspadaan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi banjir rob.

    Menurutnya, Karawang memiliki sejumlah potensi ancaman bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, cuaca ekstrem, angin puting beliung, hingga tanah longsor.

    “Menghadapi tantangan ini, kita tidak boleh lengah sedikit pun. Kita harus selalu berada dalam kondisi siap siaga,” tegasnya.

    Sementara itu, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Nanda Siswanto, S.Sos. menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja sama dan kesiapan seluruh pihak.

    Ia menyampaikan bahwa TNI siap membantu pemerintah daerah bersama Polri, BPBD, dan instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana di Kabupaten Karawang.

    “Yang terpenting adalah kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi di lapangan. TNI siap bersinergi dalam upaya pencegahan, penanganan saat terjadi bencana, hingga pemulihan pascabencana,” ujarnya.

    Nanda juga mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang rawan banjir dan longsor.

    Melalui apel tersebut, kesiapan personel, peralatan, dan sarana pendukung diperiksa untuk memastikan seluruh unsur dapat bergerak cepat apabila terjadi bencana.

    Dengan koordinasi dan sinergi lintas instansi, penanganan bencana diharapkan berjalan lebih cepat dan tepat sehingga keselamatan masyarakat Karawang dapat terlindungi.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728